The LORD is my shepherd; I shall not want.
- Psalms 23:1

Saturday, May 10, 2014

Meet Our New Family Member: Bona :D

Haihai!

Aku kembali lagi setelah bulan lalu gagal mengerjakan 30 Days Blogging Challenge. Awalnya semua berjalan lancar sih, trus jadi tersendat karena aku mendaki gunung Ungaran kemarin, otomatis nulisnya jadi bolong 2 hari dan akhirnya keterusan deh! Rencana jangka panjang, aku mau coba lagi tantangan 30 hari menulis ini, siapa tau bisa selesai sampai akhir. Lumayan lho, karena tantangan kemarin aku terlatih untuk nggak malas-malasan dalam menulis. Contohnya aja sekarang, aku ngeblog sambil nungguin peserta kompetisi Poem Reading bikin puisi. Oya, jurusanku sedang mengadakan rangkaian acara kompetisi dan festival bertajuk ELCOMFEST. Untuk tahun ini, peserta kompetisi akademik yang meliputi Poem Reading dan Story Telling dalam Bahasa Inggris adalah pelajar se-DIY. Hari ini adalah hari kedua untuk kompetisi akademik Poem Reading dan para pesertanya diminta untuk membuat puisi di laboratoriun komputer. Daripada nganggur nungguin peserta, mending ngeblog dong :p

Beberapa minggu yang lalu, keluargaku kedatangan anggota baru. Dia masih kecil, cowok, umurnya sekitar...ya 2 atau 3 bulanan gitu. Lucuuu banget, gendut dan makannya banyak.

Perkenalkan, Bona!



Tuesday, May 6, 2014

Haruskah Tangan Menadah Dibudidaya?

Sudah terlalu sering aku dikatain, dipelototin dan dibentak-bentak karena aku menolak menyisihkan sebagian kecil uangku untuk pengemis. Beberapa mungkin akan menilai aku sebagai orang yang kikir dan pelit, well, let me tell you the reason behind it.

Sumber: http://sosbud.kompasiana.com/2013/07/23/melihat-pengemis-di-tanah-suci-576034.html
Malam ini waktu lagi makan sama pacar di lesehan di bawah flyover Janti, ada seorang gadis muda dengan tubuh proporsional dan pakaian pantas (nggak kucel, kumuh, kusam ataupun lusuh) menghampiri dan menyodorkan amplop bertuliskan "Mohon bantuan..." kemudian ngeloyor pergi. Pacar dan aku sama sekali nggak bergeming, amplop pun dibiarkan di lantai saja, ya kita lagi enak-enak makan pakai tangan gitu, lho. Lalu si gadis pengemis ini datang lagi, pacar langsung menyodorkan amplop yang kosong. Bukannya langsung pergi, eh si gadis pengemis ini merayu-rayu pacarku minta duit padahal si mas Dody udah nolak berkali-kali, saking jengkelnya aku langsung melambaikan tanganku tanda menolak. Tau gak, si gadis itu pergi sambil melotot ke arahku!

Nggak berapa lama, di ujung jalan ada seorang ibu menggandeng anaknya yang sedang menenteng gelas plastik bekas berisi recehan uang. Benar saja feelingku, ibu dan anak ini menghampiri aku dan pacar, yang bikin nggak habis pikir, ibunya ini membimbing anaknya untuk menyodorkan gelas plastik itu ke hadapanku. Dengan tegas tapi sopan aku dan pacar bilang, "Nggak, dek." Ibu dan anak ini langsung pergi mencari lapak lain. Beberapa menit kemudian, ada anak kecil usia 3 tahun yang nempel-nempel punggung pacarku dari belakang, awalnya aku pikir dia anak empunya warung, lho. Guess what, si anak ini ternyata membawa gelas plastik bekas yang telah terisi rupiah dan dia mondar-mandir di jalan sendirian! Emosiku mendidih saat itu, aku nggak habis pikir, orangtuanya tuh kemana? Apa motivasi orangtuanya bikin anak kalo cuma di-ler gitu aja di jalanan??

Sunday, April 27, 2014

#Challenge27: The LORD is My Shepherd

Challenge 27: A quote you try to live by

Hai hai!

Belakangan ini, ada satu kutipan dari Kitab Suci yang selalu terngiang di pikiran aku saat aku khawatir, isi kutipannya adalah sebagai berikut:

"The LORD is my shepherd; I shall not want."
     - Psalms 23:1 
"TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku."
     - Mazmur 23:1
(http://hopeathomeblog.blogspot.com/2012/07/god-is-speaking-to-you.html)
Setiap aku membaca dan mengingat ayat ini tuh pasti merasa seperti ditenangkan gitu. Untuk aku, terjemahan dalam Bahasa Inggris punya arti yang lebih dalam daripada terjemahan Bahasa Indonesia. Dalam King James Version tertulis "...I shall not want", buat aku artinya lebih daripada "...takkan kekurangan aku." Yang aku tangkap dari ayat ini; disamping Tuhan nggak akan kekurangan aku, aku juga nggak perlu banyak nuntut dan pengen ini-itu karena Dia gembalaku, Dia yang menentukan jalanku, menyertaiku saat berjalan, menjamin keselamatanku dan menjaga aku supaya nggak terjun ke jurang. Lewat ayat ini aku merasakan sangaaaaattttt dicintai dan perasaan dicintai itulah yang sanggup membuatku tenang di dalam kekhawatiran.

Memang nggak mudah untuk mempraktekkan ayat ini di dalam kehidupanku pribadi sehari-hari. Untuk menjadi 'seekor domba' yang patuh dan taat sama Gembalanya itu susah sekali. Aku punya keinginan-keinginanku yang sangat ingin aku wujudkan, tapi di lain hal beberapa bertolak belakang dengan kehendak Gembalaku. Saat merasa kecewa dan dongkol karena keinginan-keinginan itu nggak keturutan, kadang aku masih suka kaya protes sama Tuhan gitu, kenapa kok kaya gini? Kenapa yang aku rencanain dan siapin nggak berjalan sesuai keinginan? Sekarang aku masih belajar sih untuk hidup sesuai dengan kutipan ayat Alkitab di atas, untuk jadi 'domba' yang nggak kebanyakan nuntut. Karena aku punya Dia sebagai Gembala, "I shall not want" ga perlu nuntut atau minta ini-itu, harusnya aku cuma nurut aja sama 'Sang Majikan' dan berserah sepenuhnya sama Dia. Susah cuy, butuh waktu seumur hidup sepertinya untuk belajar mengaplikasikan ayat ini ke dalam kehidupan karena jujur, aku tuh susah menahan hasrat untuk memuaskan diri sendiri.

Terimakasih sudah membaca,
take care and God bless us!

Saturday, April 26, 2014

#Challenge26: Things I Like & Dislike About Myself

Challenge 26: Things you like and dislike about yourself

Aloha!

Sebelumnya mau minta maaf sama para pembaca blogku yang ngikutin 'tantangan 30 hari menulis' karena aku udah bolong challengenya selama 5 hari. Semuanya disebabkan oleh kemalasanku sendiri, jadi faktor-faktor lain (flu, kecapekan, laptop dipinjam) cuma jadi faktor pendukung aja. Setelah berpikir seharian dan mempertimbangkan beberapa hal, akhirnya aku memutuskan untuk membiarkan aja 5 hari itu bolong dan langsung melanjutkan ke hari ini which is challenge ke-26. Pertimbangannya adalah, kalau aku nekat isi 5 hari kekosongan itu dalam 1 hari, berarti aku harus merangkap 5 artikel yang seharusnya ditulis selama 5 hari ke dalam 1 hari. Menurutku, ini akan mengurangi esensi dari 'tantangan 30 hari menulis' karena artikel-artikel itu akan terlihat seperti artikel biasa, bukan lagi artikel tantangan yang ditunggu-tunggu setiap harinya. Alasan yang sama juga menyebabkan aku memilih untuk lompat ke tantangan 26 daripada melanjutkan tantangan ke-21. Topik-topik dari 5 hari yang belum aku elaborasi itu akan aku simpan dan jadikan bahan tulisan kalau lagi stuck nggak ada ide nulis, pastinya terpisah dari embel-embel 'tantangan 30 hari menulis' :D

Hokey, back to the topic! Namanya manusia yah, belum sempurna kaya Tuhan, pastilah punya beberapa atau bahkan, banyak kejelekan di dalam dirinya. Aku akui, aku punya banyak kejelekan di dalam diriku ini, beberapa diantaranya aku sadari dan jujur, aku bisa jadi sebel banget sama diriku sendiri tiap kali kejelekan ini muncul.

Kejelekan pertama yang sudah aku miliki dari kecil adalah kebiasaan jelek menggigiti kuku jari tangan. Punya kuku jari yang cantik dan lentik itu adalah suatu hal yang hampir mustahil untuk aku dulu, pernah aku panjangkan kukuku tapi nggak berlangsung lama karena kukunya rapuh dan aku kembali lagi ke kebiasaanku ini. Nggak jarang jari tanganku berdarah karena nggak sengaja merobek kulit yang menempel sama kukunya. Sekarang Puji Tuhan aku sudah berhasil mengendalikan kebiasaan buruk ini karena aku tertarik pengen kutekan dan belajar nail art. Sayangnya, kebiasaan jeleknya beralih dari tangan ke kaki. Bukan, aku bukan gigit-gigitin kuku kaki gitu, tapi kuku kakinya aku catel-catelin pakai kuku jari tangan. Justru kebiasaan suka catelin kuku ini lebih parah daripada gigitin, sekarang kuku jari kakiku ini jadi jeleeekkk banget, sampai nggak PD buat pakai alas kaki yang terbuka kalau lagi jalan-jalan atau ke kampus.


Friday, April 25, 2014

#Challenge20: Things I am Afraid of

Challenge 20: Your fears

Haihai!

Namanya juga manusia yah, masih banyak kesalahan dan ketidak-sempurnaannya, jadi wajar aja kalau punya rasa takut. Aku juga gitu, aku bahkan punya satu ketakutan berlebihan, sampai-sampai orang di dekatku kadang jengkel karena kalo udah takut aku lebay banget.

(http://netmind2011.blogspot.com/2012/01/easy-way-to-control-panic-attacks.html)

#Challenge19: My Wishlist

Challenge 19: Five items you lust after

Alohaaa!

Sebelumnya, maaf yaa bagi yang sudah menunggu tulisanku selama beberapa hari ini. Awalnya aku memang sengaja mbolos nulis karena mendaki gunung Ungaran tanggal 19 dan 20 April lalu. Rencana sih untuk challenge 19 dan 20-nya mau aku kerjain langsung semuanya sebelum muncak jadi aku ga perlu punya PR lagi, eh apa daya aku gabisa melaksanakan rencana itu. Tulisan ini sebenarnya aku buat tanggal 21 April itu, tapi urung aku terbitkan ke blog karena mikirnya mau sekalian ceritain pengalaman naik gunung kemarin. Karena bolos sekali, jadilah keterusan bolos nulisnya sampai berhari-hari. Mumpung lagi selo dan nggak bisa tidur, jadi aku post aja challenge 19 dan 20 hari ini, yang lainnya (semoga bisa) nyusul nanti malam :D

Mungkin beberapa orang kalo denger/baca kata lust bakal muncul bayangan tentang nafsu di pikirannya. Disini, aku nggak ngomongin tentang nafsu, birahi, seks dan kawan-kawannya ya, cuy. Konteks "lust" disini adalah barang-barang yang sangaaattt aku pengenin dan bakal aku borong langsung sekarang juga kalo tiba-tiba duit 1 milyar rupiah jatoh dari langit ke pangkuanku, ya bisa dibilang semacam wishlist (daftar keinginan) gitu lah :D


Friday, April 18, 2014

#Challenge18: Gila Belanja

Challenge 18: A problem you have had

Alohaaa!

Sebagai seorang cewek yang sedang dalam tahap menuju pendewasaam, wajar dong kalau aku menghadapi berbagai masalah pelik dalam hidup. Salah satu masalah yang berulang kali terjadi dalam masa pendewasaanku ini adalah masalah saat belanja. Come on, adakah cewek yang nggak suka belanja? Kalau nggak suka nyalon mungkin ada, tapi kalau belanja? We all need shopping, aren't we?

(http://connect.chicklitclub.com/wp/2013/01/14/frompagetobigscreen/isla-fisherin-confessions-of-a-shopaholic/)

Thursday, April 17, 2014

#Challenge17: I Love My Forehead and My Eyebrows!

Challenge 17: Something that you're proud of

Hai hai!

Selamat berlibur bagi yang udah mulai libur paskah! :D Hari ini adalah hari pertama jeda paskah di universitasku yang berlangsung sampai tanggal 21 nanti. Wacananya sih, aku mau pakai seharian ini untuk mengerjakan tugas dan merapel postingan blog untuk 3 hari ke depan karena tanggal 19-20 itu aku ada acara yang sangat nggak memungkinkan untuk terhubung ke internet, jadi nggak bisa ngeblog deh. Tapi, wacana hanyalah wacana, seharian ini tadi aku malah tidur-tiduran, memupuk rasa malas.

Anyway, jujur aku adalah seseorang yang sering minder sama fisik aku, terutama di bagian wajah. Walaupun aku nyaman dengan badanku ini, tapi kadang aku ngerasa ga nyaman sama wajahku sendiri karena merasa nggak cantik. Aku merasa minder kaya gini karena dari kecil aku sering dapat ejekan yang membandingkan kecantikanku sama adekku. Nggak jarang orang bilang, "Ter, adekmu cantik kok kamu jelek?" Memang beberapa maksudnya bercanda, tapi yang namanya manusia, siapa sih yang suka dibanding-bandingin?

Belakangan saat kuliah, aku mulai menyadari kalau aku punya kecantikkanku sendiri. Rasa minder memang masih sering datang, tapi saat aku bercermin dan memperhatikan dua hal di wajahku, rasa minder itu perlahan menghilang.



Wednesday, April 16, 2014

#Challenge16: Seandainya Aku...Kate Middleton

Challenge 16: Something you always think "what if" about

Aloohhaaaa!

Setelah kemarin kehilangan nafsu untuk menulis, malam ini aku nafsu lagi karena akhirnya aku bisa memberdayakan imajinasiku untuk topik ini. Sebenarnya, tantangannya itu disuruh nulis tentang sesuatu yang selalu aku bayangin "seandainya", berhubung imajinasiku ini seringnya datang dan pergi lalu hilang begitu saja, jadi aku mau nulis imajinasi yang datang saat nulis sekarang ajah ya (bukan yang selalu muncul di pikiranku).

(http://stuffkit.com/beautiful-example-of-imagination-wallpapers.htm)

Tuesday, April 15, 2014

#Challenge15: I'm an Archer

Challenge 15: Your zodiak/horoscope, do you think it fits your personality?

Haaaaiii!!

Mulai memasuki zona malas menulis nih karena udah memasuki pertengahan bulan. Gairah untuk melanjutkan tantangan ini mulai memudar. Ga kaya dibayangkan pas awal-awal baca listnya, rasanya pas belum mulai gampang tapi ternyata pas dijalani...lumayan susah juga ternyata.


Anyway, hari ini aku harus memberi tahu dunia lewat blogku ini tentang zodiakku dan bagaimana zodiak ini mempengaruhi kepribadian aku. Well, karena aku lahir pada tanggal 15 Desember, aku masuk ke kategori zodiak Sagitarius (23 Nov - 21 Dec). Menurutku, sifat dan kepribadianku memang sesuai dengan zodiak pemanah ini. Penasaran kenapa? Lihat aja sifat positif dan negatif zodiak Sagitarius dan relasinya dengan kepribadianku di bawah ini: